Rabu, 01 Mei 2013

VISI DAN MISI PERUSAHAAN

Diposting oleh Unknown di 9:42:00 AM 0 komentar


Shamhatur Robiah ( 10510021 )
BAB III
VISI DAN MISI PERUSAHAAN

Visi:   
“Menjadikan perusahaan yang dapat diandalkan dan terpercaya dibidangnya.”
Misi:

  •  Menjadikan Cookycake Catering perusahaan yang bermanfaat dan berkembang sesuai berkembangnya zaman.
  • Mewujudkan harapan konsumen terhadap produk catering berkualitas melalui keunggulan inovasi, system manajemen dan sumber daya manusia.
  • Memberi Pelayanan terbaik kepada para pelanggan dan menjalin kerjasama yang menguntungkan antar pelanggan, pekerja tetap dan rekanan.
  • Memberikan kemudahan dalam melayani kebutuhan pokok.
  • Menciptakan lapangan pekerjaan.

Analisis SWOT
Analisis SWOT adalah analisis berdasarkan Strong (Kekuatan), Weak (Kelemahan), Opportunity (Kesempatan/Peluang), dan Threat (Ancaman).
ü  Strong (Kekuatan)

  • Masih jarang competitor yang secara spesifik sama dengan metode atau konsep diwilayah pemasaran ini, yang ada hanya catering yang menerima pesanan dalam bentuk makanan saja dan hanya menyediakan pesanan saat ada acara dan dipesan Cookycake Catering juga menawarkan café yang menyediakan sample produk yang tersedia di Cookycake supaya konsumen juga bisa menikmati dan mencicipi rasa dari masakan dan kue-kue Cookycake. Hal ini dilakukan untuk mengurangi rasa kecewa konsumen apabila rasa yang dinginkan tidak sesuai dengan olahan, jadi konsumen bisa memberi saran atau memesan dengan detail rasa yang jelas. Semisal rasa jangan terlalu manis atau mengurangi sedikit komposisi dari bahan masakan makanan dan kue. Jadi konsumen bisa menyesuaikan seleranya sendiri. Untuk masalah cake konsumen bisa mendesain sesuka hati konsumen baik kue 3D,2D, atau dengan lapisan pondan.selain itu cookycake memiliki koki yang berpengalaman baik seperti tamatan tataboga serta bersertifikat kursus memasak disebuah lembaga kursus, memiliki variasi menu kuliner yang memanjakan konsumen, memiliki tempat produksi yang memadai dan bersih, lokasi dapat dilalui jalur umum kendaraan bermotor atau strategis.
  • Menyediakan lapangan pekerjaan dan karyawan yang handal dan menguasai dibidangnya.
  • Manajemen yang berpengalaman.

ü  Weak (Kelemahan)

  • Perubahan selera konsumen.
  • Pelanggan yang tidak tetap.

ü  Opportunity (Kesempatan/Peluang)

  •  Dapat melayani pesanan kue dan makanan untuk acara pesta, hari besar,seminar ataupun makanan sehari-hari.
  • Perkembangan ekonomi masyarakat sekitar yang bekerja di Cookycake Catering.

ü  Threat (Ancaman)

  • Adanya catering-catering besar yang mengelola pesanan untuk acara pesta, seminar, dan pelatihan.
  • Modal yang selalu berubah pada waktu-waktu tertentu akibat kebijakan ekonomi yang menyebabkan harga berubah.
  • Keadaan alam yan tidak dapat diperhatikan. ( Bencana yang terjadi secara tiba-tiba pada saat melakukan proses )





PEMASARAN RELATIONAL DALAM PEMASARAN JASA

Diposting oleh Unknown di 9:35:00 AM 0 komentar


Shamhatur Robiah (10510021)
BAB II
PEMASARAN RELATIONAL DALAM PEMASARAN JASA
Kotler dan Keller (2006:17-18) mengartikan pemasaran relasional dalam artian lebih luas yang memiliki tujuan membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan dengan pihak-pihak inti pelanggan, pemasok, distributor, masyarakat sekitar dan rekan pemasaran lainya guna mengembangkan dan mempertahankan bisnis.
·         Hubungan Pelanggan ( Customer Relationship )
Menciptakan hubungan yang kuat dan erat dengan pelanggan adalah mimpi semua pemasar hal ini sering menjadi kunci keberhasilan pemasaran dalam janka panjang. Perusahaan yang ingin membentukikatan pelanggan yang kuat harus memperhatikan sejumlah pertimbangan yang beragam. Diantaranya:

  • Meningkatkan kualitas pelayanan terhadap pelanggan
  • Mendengarkan keluhan pelanggan dengan baik dan segera memperbaikinya
  • Mengirimkan artikel atau tawaran yang menarik ke pelanggan yang mungkin berguna bagi pelanggan.
  • Mengucapkan selamat kepada pelanggan ketika mendapat berita yang baik tentang pelanggan
  • Menawarkan kepada pelanggan suatu kesempatan untuk mendapatkan produk atau layanan baru secara gratis dan tawarkan secara intensif produk atau layanan lain yang mungkin akan mereka gunakan.
  • Selalu “siap” saat diperlukan pelanggan.
  • Ketika sedang tidak bisa membantu pelanggan, arahkan pelanggan kepada seseorang yang mampu membantu dalam menyelesaikan masalah pelanggan.
  • Jujur


·         Kemitraan dengan Pemasok ( supplier Partnership )
Pemasok merupakan mitra yang penting dalam menunjang strategi bisnis. Untuk menjaga hubungan yang kuat dan erat dengan pemasok harus dilakukan dengan jujur dan tidak melanggar peraturan yang telah disepakati pada awal perjanjian. Menjaga hubungan yang baik dengan pemasok juga sangat menguntungkan, diantara keuntungannya adalah :

  • Tingkat persediaan yang lebih efisien.
  • Kualitas yang telah terjamin.
  • Mengurangi biaya yang berhubungan dengan persediaan
  • Meningkatkan kinerja perusahaan.


·         Kemitraan antar perusahaan ( Lateral Partnership )
Kemitraan antar perusahaan ini akan dilakukan dalam rangka membuka cabang baru cookycake catering dengan membuka program kemitraan yang berbasis kepercayaan dan saling menguntungkan. Adapun program kemitraan sebagai berikut:

  1. Mitra bisnis menginvestasikan dana sebesar 5 hingga 15 juta rupiah untuk dikelola oleh cookycake catering melalui pembukaan cabang baru.
  2. Dana yang di investasikan mengendap dan tdk dapat ditarik kembali oleh mitra bisnis sejak ditandatanganinya Surat Perjanjian/MOU oleh kedua belah pihak. Pihak I (mitra bisnis), Pihak II (cookycake catering), dan para saksi dari kedua belah pihak, kontrak juga akan dibubuhi materai yang cukup hingga Pihak I dan Pihak II memiliki kekuatan hokum yang sama.
  3. Mitra bisnis akan mendapatkan bagi hasil sebesar 30% dari keuntungan bersih usaha cookycake catering selama cookycake catering menjalankan usaha catering. Bagi hasil tersebut akam disetorkan ke rekening mitra bisnis sesuai dengan tanggal setor yang tercantum pada MOU.
  4. Ilustrasi: dana yang dibutuhkan untuk membuka warung makan kabitha sebesar 100 juta rupiah, dan keutungan bersih yang diperoleh selama 1 bulan sebesar 40 juta rupiah, maka prosentasi bagi hasilnya sebesar 12 juta rupiah. Misalnya Bapak Kusumah menginvestasikan dananya sebesar 10 juta rupiah kepada cookycake catering bapak kusumah mendapatkan 10% dari 12 juta rupiah jadi bapak kusumah mendapatkan bagian Rp. 1.200.000 per-bulan. Penerimaan investor tiap bulannya tidak akan sama disesuaikan dengan jumlah investasi serta keuntungan yang diperoleh dari usaha catering.

·         Kemitraan Internal ( Internal Partnership )
Untuk mencapai tujuan perusahaan, perlu adanya kerjasama yang baik antara owner dengan karyawan oleh sebab itu owner mengajak karyawan untuk menjalankan:

  • Suasana kerja yang nyaman.
  • Saling menghormati satu sama lain.
  • Perbedaan adalah hal yang penting dalam mencapai kesuksesan kita semua.
  • Mencapai standart mutu yang tinggi dalam hal pembelian, pembuatan dan pelayanan semua produk kita.
  • Membuat pelanggan puas setiap saat.
  • Profit adalah hal yang penting untuk kelangsungan dan perkembangan bisnis kita.
  • Melakukan kontribusi kearah yang positif di sekitar lingkungan kita berusaha.
  • Meningkatkan kesejahteraan mitra kerja dan karyawan.


Hubungan Kerja
Penerimaan Pegawai
Cookycake Catering  akan mempekerjakan pria maupun wanita berdasarkan kemampuan, pengalaman dan bakat mereka. Karakteristik atau syarat-syarat lain perekrutan meliputi:
·         Inisiatif dan kemampuan untuk bekerja dengan baik dalam tim.
·         Pengalaman kerja, terutama dalam kualifikasi Restaurant maupun catering.
·         Kepribadian yang menyenangkan, dengan kemampuan berkomunikasi dalam bahasa Indonesia yang baik dan benar.
·         Kesehatan yang baik.
Kompensasi dan Tunjangan
·         Pembayaran Gaji
·         Bonus Hari Raya
·         Tip lembur
Pelatihan dan Pengembangan Karir
·         Hubungan Dengan Masyarakat
Hubungan yang terjadi anatara pebisnis dengan masyarakat adalah hubungan timbale balik dimana pebisnis menyediakan jasa yang diperlukan oleh masyarakat sekitar baik untuk setiap harinya ataupun pada acara-acara tertentu dimana adanya cookycake diharapkan akan mengurangi kesulitan ketika akan mengadakan suatu acara yang tidak mempunyai banyak waktu untuk memasak sehingga Cookycake bisa memudahkan masyarakat sekitar dan masyarakat juga diuntungkan dengan adanya bisnis ini.
·         Hubungan Dengan Lembaga Keuangan Bank Ataupun Non Bank, Dll
Hubungan dengan lembaga keuangan disini Cookycake pada awal pembukaan bisnis catering ini menggunakan modal bantuan dari bank berupa kredit.

PENGERTIAN, KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK JASA

Diposting oleh Unknown di 9:26:00 AM 0 komentar


PROPOSAL
Usaha Jasa Catering CookyCake
Disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Pemasaran Jasa

Dosen Pengampu :
Irmayanti Hasan, ST., MM



Disusun oleh :
Shamhatur Robiah (10510021)


FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN MANAJEMEN
UNIVERSITAS ISLAM NEGERI MALIKI MALANG
2013
BAB I
PENGERTIAN, KLASIFIKASI DAN KARAKTERISTIK JASA

1.      PENGERTIAN MANAJEMEN PEMESARAN JASA
Jasa merupakan aktivitas, manfaat, atau kepuasan yang ditawarkan untuk dijual. Contohnya bengkel, salon, kursus, hotel, rumah sakit, cafe dan sebagainya. Jasa sering dipandang sebagai suatu fenomena yang rumit. Kata ‘jasa’ (service) itu sendiri mempunyai banyak arti, mulai dari pelayanan pribadi sampai jasa sebagai suatu produk. Sejauh ini sudah banyak pakar pemasaran jasa yang berusaha mendifinisikan pengertian jasa. Berikut diantaranya:
Setiap tindakan atau kegiatan yang dapat ditawarkan oleh satu pihak kepada pihak lain, pada dasarnya tidak berwujud dan tidak mengakibatkan kepemilikan apa pun. Produksi jasa bisa berkaitan dengan produk fisik atau sebaliknya. ( Kotler,1994 )
A service is an activity or a series of activities which take place in interactions with a contact person or physical machine and which provides consumer satisfaction ( Lehtinen, 1983 )
Sementara perusahaan yang memberikan operasi jasa adalah perusahaan yang memberikan konsumen produk jasa baik yang berwujud atau tidak, seperti transportasi, hiburan, restoran dan pendidikan.
Dari definisi di atas, tampak bahwa di dalam jasa selalu ada interaksi antara pihak konsumen dan pihak produsen, meskipun pihak-pihak yang terlibat tidak selalu menyadari. Jasa bukan suatu barang, melainkan suatu proses atau aktivitas yang tidak berwujud.
Mendirikan sebuah usaha di bidang jasa dalam era globalisasi ini sangatlah perlu memperhatikan secara objektif peluang pasar yang potensial. Masyarakat kota yang semakin modern cenderung tak memiliki banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang kecil, terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga. Mobilitas sosial masyarakat yang sangatlah cepat dan dinamis, Contohnya dalam hal penyiapan makanan dan hidangan. Biasanya mereka lebih memilih untuk memesan makanan daripada membuatnya sendiri dengan alasan pertimbangan waktu dan tenaga walaupun memang sedikit mahal. Dari pemikiran inilah kami mempunyai ide untuk membuat bisnis katering jajanan dan makanan yang diberi nama Cookycake Catering yang melayani kue-kue, nasi kotak, dan makanan untuk pesta, arisan, dan rapat. Cookycake juga membuka café di jl. Raya Kranji No 41 Paciran Lamongan dimana café ini juga menjadi kantor dan tempat pemesanan Cookycake Catering.
Kami berkomitmen memberikan cita rasa yang khas dan menciptakan menu sehat yang menggugah selera, serta memperioritaskan kebersihan. Harga ditempat kami sangat terjangkau. Tidak semua makanan sehat itu halal, tapi di Cookycake Catering ini 100% HALAL..!!
2.      KLASIFIKASI PEMASARAN JASA
A.    Produk fisik dengan jasa pendukung
Pada kategori ini penawaran terdiri atas suatu produk fisik yang disertai dengan satu atau beberapa jasa untuk meningkatkan daya tarik pada konsumenya. Misalnya produsen mobil harus memberikan penawaran yang jauh lebih banyak daripada hanya sekedar mobil saja, yaitu bisa meliputi jasa pengantaran, reparasi, pemasangan suku cadang, dan sebagainya. Dalam kategori ini, jasa dapat didefinisikan sebagai kegiatan yang dilakukan perusahaan kepada pelanggan yang telah membeli produknya.semakin canggih teknologi suatu produk generic maka penjualannya semakin tergantung pada kualitas dan ketersediaan layanan pelanggan yang menyertainya, seperti ruang pajangan, fasilitas pengantaran, bantuan aplikasi, pelatihan operator, konsultasi intalasi dan pemenuhan garansi.
B.     Hybrid
Penawaran terdiri dari barang dan jasa yang sama besar porsinya. Contoh, Restoran, Warung makan, warnet, dll.
C.     Jasa utama yang didukung dengan barang minor
Penawaran terdiri atas suatu jasa pokok bersama-sama dengan jasa tambahan
( pelengkap ) dan / atau barang-barang pendukung. Contohnya penumpang pesawat yang membeli jasa transportasi. Selama menempuh perjalanan menuju tempat tujuannya, ada beberapa unsure produk fisik yang terlibat, seperti makanan dan minuman, majalah atau surat kabar yang disediakan, dan lain-lain. Jasa seperti ini memerlukan barang bersifat capital intensif untuk realisasinya, tetapi penawaran utamanya adalah jasa.
D.    Jasa murni
Penawaran hampir seluruhnya berupa jasa, miosalnya fisioterapi, konsultasi psikologi, pemijatan, dan lain-lain.

Berdasarkan klasifikasi di atas usaha yang saya pilih adalah termasuk klasifikasi B yaitu Hybrid Penawaran terdiri dari barang dan jasa yang sama besar porsinya. Yaitu dengan menyediakan jasa pembuatan kue kering maupun kue basah untuk acara-acara keluarga, kantor, reoni ataupun arisan sesuai dengan pesanan para pemesan.
3.      Karakteristik Jasa
Produk jasa memiliki karakteristik yang berbeda dengan barang, karakteristiknya sebagai berikut:
A.    Intangibility ( tidak berwujud )
Jasa tidak dapat dilihat atau dicium sebelum jasa itu dibeli. Nilai penting dari hal ini adalah nilai tidak berwujud yang dialami konsumen dalam bentuk kenikmatan, kepuasan, atau rasa aman.
B.     Inseparability, umumnya pada aktivitas jasa proses produksi dan konsumsi terjadi secara bersamaan, dalam arti konsumen terlibat dalam produksi implikasinya kontak dan interaksi menjadi sangat penting.
C.     Heterogeinity, standarisasi sulit dilakukan karena sangat tergantung kepada sumberdaya manusia yang terlibat, sehingga kualitas sulit dikendalikan. Masalah yang berkaitam dengan karakteristik heterogeneity, adalah sangat sulit melakukan standarisasi dan pengendalian kualitas jasa.
D.    Perishabillity, jasa tidak mengenal persediaan atau penyimpanan dari produk yang telah dihasilkan.
E.     Lack of ownership, pelanggan tidak memiliki jasa pada pembelian jasa pelanggan hanya memiliki akses personal atas suatu jasa untuk jangka waktu yang terbatas.

Berdasarkan karakteristik jasa diatas maka usaha yang saya pilih termasuk karakteristik Inseparability, umumnya pada aktivitas jasa proses produksi dan konsumsi terjadi secara bersamaan, dalam arti konsumen terlibat dalam produksi implikasinya kontak dan interaksi menjadi sangat penting. Masalah yang berkaitan dengan karakteristik Inseparability:
a)      Konsumen terlibat dalam aktivitas produksi jasa.
b)      Kegiatan pemasaran dan produksi sangat interaktif.
Strategi mengatasi masalah yang ditimbulkan oleh karakteristik inseparability:
a)      Melatih staf agar dapat berinteraksi secara efektif dengan para klien. Termasuk didalamnya cara mendengarkan pelanggan, sikap empati dan berperilaku sopan.
b)      Mengupayakan berbagai cara untuk mencegah jangan sampai ada pelanggan yang mengganggu kepuasan pelanggan lain. Misalnya memisahkan perokok dan bukan perokok di restoran.
c)      Menggunakan berbagai macam lokassi jasa (multi-set lo cations), artinya jasa tidak berpusat pada satu tempat saja sehingga mudah diakses dan relative murah didatangi pelanggan.

 

Cookycake Catering Copyright 2009 Sweet Cupcake Designed by Ipiet Templates Image by web hosting